Sunday, 1 November 2026
Komedi

Piye To Kih Roadshow Sragen: Tiket Ludes, Ito Mavin Menyamar Jadi Penonton di Tengah Bioskop

Poster film Piye To Kih, tiga pria berpose kocak di depan nampan berisi aneka jajanan pasar, judul besar Piye To Kih

Film drama komedi Piye To Kih? mencuri perhatian penonton Sragen sebelum tayang serentak di seluruh Indonesia. Pada Senin, 26 Oktober 2026, para pemain film tersebut menggelar roadshow dan promosi di Platinum Cineplex Sragen, dan sambutan penonton di kota itu membuat penjualan tiket habis terjual.

Sragen menjadi kota kelima dalam rangkaian roadshow film ini, setelah sebelumnya singgah di Semarang, Yogyakarta, Magelang, dan Solo. Perjalanan promosi tersebut rencananya terus berlanjut melintasi 17 kota ke arah timur, hingga puncaknya pada acara home premiere di Kediri pada Jumat, 6 November 2026. Penayangan serentak film ini di seluruh bioskop Indonesia dijadwalkan mulai Kamis, 19 November 2026.

Sutradara sekaligus produser film ini, Ito Mavin dari Miracle Pictures, mengaku sangat terkejut dengan animo masyarakat Sragen. Ia bahkan nekat menyamar dan duduk di tengah-tengah penonton untuk menyaksikan langsung reaksi mereka di dalam bioskop. Menurut Ito, film ini sangat dekat dengan warga Sragen karena menggunakan 85 persen bahasa Jawa, sehingga banyak penonton merasa terhubung, tertawa, bahkan ada yang meneteskan air mata selama pemutaran.

Kedekatan itu bukan kebetulan. Ito mengaku sudah lama menjadi penggemar berat Woko Channel, kanal komedi Jawa Timur yang kerap ia tonton lewat gawai. Dari kecintaan tersebut, ia mewujudkan impian mengangkat para talenta lokal itu ke layar lebar. Meski berbahasa Jawa, Ito menegaskan film ini tetap bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat Indonesia, karena mengangkat bahasa universal tentang perjuangan, cinta, kasih sayang, keikhlasan, pengorbanan, dan bagaimana seseorang memantaskan diri.

Cerita film ini mengikuti Mukidi, yang diperankan Heri Chandra, pemuda yang bekerja keras demi membuktikan keseriusannya kepada perempuan pujaan hatinya. Ia nekat membeli rumah tua murah demi menunjukkan kesiapannya menikah, tetapi rencananya berantakan ketika hubungannya kandas dan ia justru bertemu Sukma, perempuan misterius dari alam berbeda yang diperankan Dara Sarasvati. Bersama dua sahabatnya, Gendut yang diperankan Sutrisno Agung dan Penyok yang diperankan Eko Dunung, Mukidi terseret dalam kisah cinta, persahabatan, dan kekacauan yang membuatnya bertanya, piye to kih?

Proses syuting film ini memakan waktu sekitar 20 hari dengan lokasi di sekitar Jabodetabek, dan bertepatan dengan perayaan satu tahun proses produksinya sejak Oktober 2025. Poster resmi dan trailer resmi film ini sebelumnya diluncurkan pada Senin, 19 Oktober 2026 di Thamrin City, Jakarta Pusat. Musik film ini juga diperkuat empat lagu original soundtrack karya Lek Dahlan, yaitu Sigaran Nyowo, Kelangan, Gemati, dan Piye To Kih?, dengan lagu terakhir dibawakan Mukidi, Gendut, dan Penyok.

Jajaran pemain lainnya meliputi Gabriella Desta, TJ Ruth, Devina Aureel, Lorenzo Gibbs, Ivone Dahler, Marwoto, Ibnu Gundul, Yono Bakrie, Wiyono, Rizka Oktavia, Faisal Wash, Fajar Mukti, dan Sky Sitorus. Naskah film berdurasi 108 menit ini ditulis Endik Koeswoyo bersama Ito Mavin, dan sudah lulus sensor untuk penonton usia 13 tahun ke atas. Bagi warga Sragen dan sekitarnya yang kehabisan tiket pada pemutaran roadshow, tim produksi mengimbau penonton memantau jadwal penayangan tambahan atau bersiap menyaksikan penayangan nasionalnya pada 19 November 2026.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Film Piye To Kih? menggelar roadshow di Platinum Cineplex Sragen pada Senin, 26 Oktober 2026, dan penjualan tiket habis terjual.
  • Sragen adalah kota kelima roadshow setelah Semarang, Yogyakarta, Magelang, dan Solo, dengan rangkaian 17 kota menuju home premiere di Kediri pada 6 November 2026.
  • Sutradara Ito Mavin menyamar menjadi penonton untuk menyaksikan langsung reaksi penonton Sragen di dalam bioskop.
  • Film ini menggunakan 85 persen bahasa Jawa, tetapi mengangkat tema universal tentang perjuangan, cinta, dan memantaskan diri.
  • Cerita mengikuti Mukidi yang membeli rumah tua murah demi membuktikan kesiapannya menikah, lalu bertemu Sukma dari alam berbeda.
  • Penayangan serentak Piye To Kih? di seluruh bioskop Indonesia dijadwalkan mulai 19 November 2026.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *