Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperketat pengawasan terhadap aparatur desa di wilayahnya setelah menerima laporan dari masyarakat. Laporan itu menyebut adanya oknum kepala desa yang diduga kerap bermain judi, termasuk secara berkelompok di kantor desa.
Bupati Aceh Barat Tarmizi menegaskan tidak ada toleransi bagi kepala desa maupun aparatur desa yang tertangkap tangan bermain judi online di kantor desa. Pernyataan itu ia sampaikan kepada wartawan di Meulaboh pada Sabtu, 31 Oktober 2026, menanggapi laporan lisan yang masuk dari masyarakat.
Pemkab Aceh Barat juga memberi peringatan keras terkait keterlibatan aparatur desa dalam tindak pidana perjudian online, termasuk permainan slot, yang selama ini dilaporkan oleh masyarakat. Peringatan ini ditujukan kepada seluruh perangkat gampong agar tidak menjadikan jabatan dan fasilitas desa sebagai ruang untuk praktik terlarang.
Tarmizi menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi aparatur desa yang terbukti terlibat judi online maupun penyalahgunaan narkotika. Ia juga menyebut tidak ada ampun untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga dan pelanggaran berat lainnya yang dilakukan aparatur gampong, dan pemerintah daerah akan mengambil sikap tegas.
Terkait laporan lisan mengenai dugaan aparatur desa yang berjudi online secara berkelompok di kantor desa, Tarmizi menyebut pihaknya saat ini tengah mendalami kebenaran laporan tersebut. Pendalaman dilakukan sebelum ada kesimpulan, agar tindakan yang diambil bersandar pada bukti, bukan sekadar kabar yang beredar.
Penegasan ini penting karena aparatur desa adalah wajah pemerintah yang paling dekat dengan warga. Kepala desa dan perangkat gampong mengurus administrasi, pelayanan, dan dana desa, sehingga perilaku mereka diamati langsung oleh masyarakat dan memengaruhi kepercayaan warga terhadap pemerintah.
Judi online juga bukan sekadar pelanggaran disiplin. Praktik ini dapat menyeret pelakunya ke jerat pidana, merusak keuangan keluarga, dan mengganggu kinerja pelayanan, apalagi bila dilakukan pada jam kerja dan menggunakan fasilitas kantor desa.
Dengan pengawasan yang diperketat dan peringatan yang disampaikan terbuka, Pemkab Aceh Barat berharap tidak ada lagi aparatur desa yang bermain-main dengan judi online. Warga pun diimbau terus melapor melalui jalur yang benar bila menemukan indikasi serupa, agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara tertib.
Apa poin penting dari berita ini?
- Pemkab Aceh Barat memperketat pengawasan aparatur desa usai laporan masyarakat tentang dugaan judi.
- Bupati Aceh Barat Tarmizi menegaskan tidak ada toleransi bagi kepala desa yang tertangkap bermain judi online di kantor desa.
- Peringatan keras juga berlaku untuk keterlibatan aparatur desa dalam judi online dan penyalahgunaan narkotika.
- Laporan lisan tentang judi online berkelompok di kantor desa saat ini sedang didalami kebenarannya.
- Pengawasan diperketat karena aparatur desa adalah wajah pemerintah yang paling dekat dengan warga.


