Saturday, 31 October 2026
Daerah

Turyapada Tower Bali Ditarget Rampung Desember 2026, Disiapkan Jadi Penggerak PAD

Menara Turyapada, menara komunikasi merah-putih bertingkat dengan dek observasi, difoto dari bawah dengan papan nama Turyapada Tower di depannya

Pembangunan ikon baru Bali Utara, Turyapada Tower, memasuki tahap akhir. Menara yang berada di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, itu ditargetkan rampung pada Desember 2026 dan disiapkan menjadi mesin baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali.

Saat ini pembangunan memasuki tahap penataan kawasan wisata dan fasilitas pendukung. Tahap ini penting karena sebuah ikon wisata tidak cukup hanya berdiri megah: pengunjung membutuhkan akses yang nyaman, area parkir, fasilitas umum, serta ruang usaha yang tertata agar kunjungan berjalan baik dan memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Turyapada Tower dikenal sebagai menara pemancar jaringan televisi digital. Fungsi awalnya adalah memperkuat siaran, namun pemerintah daerah melihat potensi lebih jauh: menara ini dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata dengan pemandangan Bali Utara dari ketinggian, sekaligus menjadi penanda baru kawasan tersebut.

Mengapa proyek ini dikaitkan dengan PAD? Pendapatan Asli Daerah bersumber antara lain dari retribusi dan pajak daerah yang terkait dengan aktivitas ekonomi, termasuk pariwisata. Bila kawasan Turyapada Tower dikelola dengan baik dan menarik banyak pengunjung, perputaran uang di sekitarnya akan meningkat, mulai dari tiket masuk, kuliner, penginapan, hingga usaha kecil warga.

Tantangannya adalah memastikan manfaat itu benar-benar dirasakan masyarakat lokal. Kawasan wisata yang hanya menguntungkan pengelola besar tanpa melibatkan warga sekitar berisiko menimbulkan ketimpangan. Karena itu, penataan fasilitas pendukung idealnya dibarengi dengan ruang bagi pelaku usaha lokal, lapangan kerja bagi warga setempat, serta pelestarian lingkungan dan budaya desa.

Bagi Bali Utara, kehadiran ikon baru ini juga berarti pemerataan pariwisata. Selama ini kunjungan wisatawan ke Bali cenderung terpusat di Bali Selatan. Destinasi baru di Buleleng dapat membantu menyebarkan kunjungan ke wilayah utara, mengurangi kepadatan di satu kawasan, dan membuka peluang ekonomi di daerah yang selama ini kurang tersentuh geliat pariwisata besar.

Bila target rampung Desember 2026 tercapai, tahap berikutnya yang akan menentukan adalah pengelolaan jangka panjang: perawatan menara dan kawasan, kualitas layanan bagi pengunjung, serta tata kelola pendapatan yang transparan agar janji sebagai mesin baru PAD benar-benar terwujud.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Turyapada Tower di Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng, Bali Utara, ditargetkan rampung pada Desember 2026.
  • Pembangunan kini memasuki tahap penataan kawasan wisata dan fasilitas pendukung di sekitar menara.
  • Menara pemancar televisi digital ini disiapkan menjadi mesin baru PAD Bali melalui geliat pariwisata dan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
  • Manfaat bagi warga lokal dan pemerataan pariwisata ke Bali Utara menjadi penentu keberhasilan proyek ini setelah rampung.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *