Sunday, 1 November 2026
Hollywood

Sutradara Street Fighter 1994 Membela Filmnya: Dulu Dibilang Lucu Tak Sengaja, Kini Diakui Sengaja Lucu

Jean-Claude Van Damme di tengah bersama para pemeran berseragam kamuflase dan baret biru dalam adegan film Street Fighter 1994

Sutradara film Street Fighter versi 1994, Steven E. de Souza, membela karyanya di tengah perdebatan yang kembali ramai soal humor film tersebut. Dalam wawancara pada 30 Oktober 2026, de Souza menanggapi unggahan media sosial yang memuji film Street Fighter terbaru karena dianggap lebih lucu, seolah-olah film tahun 1994 adalah drama yang serius.

Film Street Fighter tahun 1994 adalah adaptasi layar lebar pertama dari gim video Capcom. Film itu ditulis dan disutradarai de Souza, dengan Jean-Claude Van Damme, Raul Julia, dan Ming-Na Wen sebagai pemeran utama. Film tersebut meraup hampir 100 juta dolar Amerika di seluruh dunia dan menjadi satu-satunya film studio yang disutradarai de Souza, yang sebelumnya dikenal sebagai penulis Die Hard, 48 Hrs., dan The Running Man versi orisinal.

Menurut de Souza, film lamanya dulu justru dihujani ulasan pedas. Banyak kritikus pada masa itu menyebut film tersebut bodoh dan hanya lucu secara tidak sengaja. Penilaian itu berubah sekitar dua tahun lalu, pada peringatan 30 tahun film tersebut, ketika sejumlah tulisan mulai menilai ulang dan menyatakan bahwa film itu memang diniatkan lucu dan tidak seburuk anggapan awal.

Karena itu, de Souza merasa ironis melihat perbincangan terbaru. Film baru justru dipuji karena berani tampil lucu dan tidak masuk akal, sementara film 1994 kini digambarkan seolah-olah karya yang mengambil dirinya terlalu serius. Padahal, kata de Souza, komedi sudah menjadi bagian dari film lamanya sejak awal.

Film Street Fighter terbaru, garapan Paramount dan Legendary, sudah tayang di bioskop dan sempat menempati posisi pertama box office pada awal bulan ini. Film baru itu disutradarai Kitao Sakurai dan dibintangi Noah Centineo, Andrew Koji, serta Callina Liang. De Souza mengaku senang film baru itu menyertakan rujukan ke film 1994, termasuk kalimat terkenal M. Bison yang diperankan Raul Julia, yakni bahwa penghancuran sebuah desa baginya hanyalah hari Selasa biasa.

De Souza juga menjelaskan mengapa adegan laga film 1994 tidak segarang yang diharapkan penggemar gim. Pada pekan film itu dinilai lembaga sensor, terjadi penembakan di sekolah di Wickliffe, Ohio, pada November 1994, sehingga adegan pertarungan harus dipangkas hingga terasa sangat ringan. Dana dan sumber daya pada masa itu juga belum cukup untuk menghadirkan unsur-unsur fantastis gim tersebut secara penuh, sesuatu yang menurutnya kini bisa dilakukan film baru.

Meski begitu, de Souza mengaku film lamanya tetap memiliki penggemar setia hingga kini. Ia juga menyimpan naskah sekuel film 1994 yang batal dibuat pada menit-menit akhir. Naskah itu masih tersimpan dan tidak tertutup kemungkinan dipakai suatu saat, terutama jika film baru membutuhkan kelanjutan dengan cepat.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Steven E. de Souza membela film Street Fighter 1994 dan menegaskan film itu memang diniatkan lucu.
  • Film 1994 dibintangi Jean-Claude Van Damme, Raul Julia, dan Ming-Na Wen, serta meraup hampir 100 juta dolar di seluruh dunia.
  • Film itu dulu mendapat ulasan pedas, tetapi mulai dinilai ulang pada peringatan 30 tahunnya.
  • Film Street Fighter terbaru dari Paramount dan Legendary sempat menempati posisi pertama box office.
  • Adegan laga film 1994 dipangkas karena penilaian sensor dan keterbatasan dana pada masa itu.
  • De Souza masih menyimpan naskah sekuel film 1994 yang batal dibuat dan mungkin dipakai suatu saat.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *