Film horor terbaru DC Studios, Clayface, menuai pujian dari para kritikus setelah tayang di bioskop Amerika Serikat pada 23 Oktober 2026. Film yang mengusung genre body horor dengan rating dewasa ini dinilai berani karena berpusat pada satu karakter antagonis Batman yang selama ini kurang dikenal penonton luas, lalu mengubahnya menjadi kisah tragis tentang seorang aktor yang kehilangan wajah dan masa depannya.
Clayface mengisahkan Matt Hagen, seorang aktor yang kariernya tengah menanjak di Hollywood dan diperankan oleh Tom Rhys Harries. Hidup Hagen berubah drastis ketika seorang bos kejahatan membuatnya mengalami kerusakan wajah yang parah. Dalam keputusasaan, Hagen menjalani sebuah prosedur medis eksperimental yang justru mengubah tubuhnya menjadi sosok berbahan tanah liat, lengkap dengan kemampuan mengubah bentuk wajah dan tubuhnya sesuka hati.
Film ini disutradarai oleh James Watkins dengan naskah yang ditulis Mike Flanagan bersama Hossein Amini. Berbeda dengan film-film DC yang biasanya mengandalkan jajaran pahlawan super dan anggaran raksasa, Clayface memilih jalur yang lebih sempit dan gelap: horor tubuh, misteri pembunuhan, dan kisah balas dendam yang diceritakan dari sudut pandang sang pelaku. Pendekatan inilah yang membuat banyak kritikus menilai film ini terasa segar dan berdiri sendiri.
Pujian kritikus antara lain datang dari sisi keberanian konsepnya. Kritikus Variety, Guy Lodge, menilai Clayface sebagai film dengan karakter tersendiri yang terasa segar, menghibur, sekaligus menjijikkan, berkat perpaduan genre yang tidak biasa untuk sebuah film DC. Di agregator ulasan Rotten Tomatoes, film ini meraih skor kritikus 76 persen dan predikat Certified Fresh, sementara skor Metacritic tercatat 59 dari 100, gambaran bahwa kritikus terbelah namun cukup banyak yang mengapresiasi keberaniannya.
Respons penonton justru jauh lebih hangat. Clayface meraih skor penonton 94 persen di Rotten Tomatoes, angka yang menempatkannya di atas film Superman garapan James Gunn yang meraih 90 persen, dan menjadikannya rilisan DC Universe dengan rating penonton tertinggi sejauh ini. Film ini juga memperoleh nilai A minus dari CinemaScore, sebuah nilai yang tergolong langka untuk film horor berating dewasa, karena penonton bioskop pada malam pembuka biasanya jauh lebih keras dalam menilai film horor.
Dari sisi komersial, Clayface juga menunjukkan awal yang solid. Film ini meraup 10,4 juta dolar Amerika Serikat pada hari pertama dari 3.458 bioskop di Amerika Utara, lalu memimpin box office akhir pekan pembuka dengan sekitar 24 juta dolar di pasar domestik dan sekitar 43 juta dolar secara global. Angka itu dicapai dengan anggaran produksi yang dilaporkan hanya sekitar 44 juta dolar, jauh di bawah anggaran Superman yang mencapai hampir 230 juta dolar maupun Supergirl yang mencapai 170 juta dolar.
Kombinasi antara biaya yang relatif hemat, pujian kritikus terhadap keberanian konsepnya, dan sambutan penonton yang luar biasa membuat Clayface menjadi bukti bahwa film komik tidak selalu harus besar dan mahal untuk mencuri perhatian. Kisah tragis Matt Hagen, seorang aktor yang berubah menjadi monster tanah liat karena prosedur yang seharusnya menyelamatkan kariernya, justru menjadi daya tarik utama film ini: horor yang lahir bukan dari monster semata, melainkan dari manusia yang kehilangan segalanya.
Apa poin penting dari berita ini?
- Clayface adalah film body horor DC Studios yang tayang di bioskop Amerika Serikat pada 23 Oktober 2026.
- Film ini mengisahkan Matt Hagen, aktor yang diperankan Tom Rhys Harries, yang berubah menjadi sosok tanah liat setelah menjalani prosedur medis eksperimental.
- Clayface meraih skor kritikus 76 persen dan predikat Certified Fresh di Rotten Tomatoes, serta skor penonton 94 persen dan nilai A minus dari CinemaScore.
- Film ini memimpin box office akhir pekan pembuka dengan sekitar 24 juta dolar di Amerika Utara dan sekitar 43 juta dolar secara global, dengan anggaran produksi sekitar 44 juta dolar.


