Kontingen DKI Jakarta kembali menjadi juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 Tahun 2026. Kejuaraan yang digelar di Convention Hall Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten, pada 23 hingga 28 Oktober 2026 itu ditutup dengan Jakarta mengoleksi 17 medali, terdiri atas enam emas, empat perak, dan tujuh perunggu.
Hasil tersebut sekaligus mencatatkan hat-trick juara umum bagi DKI Jakarta dalam tiga edisi terakhir Kejurnas. Gelar juara umum sebelumnya diraih Jakarta pada Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat, sehingga keberhasilan di Serang memperpanjang dominasi ibu kota di panggung catur nasional.
Kejurnas Catur 2026 mempertandingkan 17 kategori yang melibatkan pecatur dari berbagai kelompok usia dan tingkat kompetisi, dengan peserta dari 34 provinsi. DKI Jakarta mengirimkan 47 atlet untuk bertanding, mulai dari kelompok usia di bawah tujuh tahun hingga veteran, sebuah gambaran tentang kedalaman pembinaan yang dimiliki kontingen tersebut.
Enam medali emas Jakarta berasal dari enam kategori berbeda. IM Satria Duta Cahaya menjadi juara kategori Open, FM Syarif Mahmud di kategori Veteran, NM Claudio Lasama di kategori U-19 Putra, dan Steven Tan di kategori U-17 Putra. Dua emas lainnya disumbangkan WCM Hillary Rooca Theng pada kategori U-11 Putri serta Evelyn Tria Lienora pada kategori U-9 Putri. Perpaduan antara pecatur senior dan pecatur muda ini menunjukkan regenerasi yang berjalan di tubuh catur Jakarta.
Di klasemen akhir, tuan rumah Banten menempati peringkat kedua dengan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu, sedangkan Daerah Istimewa Yogyakarta berada di posisi ketiga dengan tiga emas dan satu perunggu. Selisih perolehan yang cukup lebar menegaskan betapa meratanya kekuatan Jakarta di berbagai kategori, bukan hanya bertumpu pada satu atau dua nomor andalan.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga besar Percasi DKI Jakarta atas perjuangan dan kerja keras mereka. Menurutnya, target yang dicanangkan sebelum kontingen berangkat ke Serang dapat tercapai, dan raihan 17 medali itu merupakan hasil dari persiapan yang matang, disiplin, kerja sama tim, serta semangat juang para atlet yang luar biasa.
Salah satu penyumbang emas, WCM Hillary Rooca Theng, turut menyoroti peran persiapan bersama pelatih Kristianus Liem dalam pencapaiannya. Kisah seperti ini menggambarkan bahwa prestasi di papan catur tidak lahir dari bakat semata, melainkan dari latihan yang terstruktur dan pendampingan pelatih yang konsisten. Bagi Jakarta, tantangan berikutnya adalah mempertahankan dominasi ini pada edisi berikutnya, sementara bagi daerah lain, hasil di Serang menjadi tolok ukur untuk memperkuat pembinaan pecatur muda di daerah masing-masing.
Apa poin penting dari berita ini?
- DKI Jakarta menjadi juara umum Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 di Serang, Banten, pada 23 hingga 28 Oktober 2026.
- Jakarta mengoleksi 17 medali, terdiri atas enam emas, empat perak, dan tujuh perunggu.
- Gelar ini merupakan hat-trick juara umum Jakarta dalam tiga edisi terakhir Kejurnas.
- Banten berada di peringkat kedua dan Daerah Istimewa Yogyakarta di peringkat ketiga klasemen akhir.
- Enam emas Jakarta diraih dari kategori Open, Veteran, U-19 Putra, U-17 Putra, U-11 Putri, dan U-9 Putri.


