Tim nasional bola tangan Indonesia membawa pulang medali perak dan perunggu dari IHF Trophy 2026 yang digelar di Chonburi, Thailand, pada 21 hingga 25 Oktober 2026. Capaian itu menjadi modal penting bagi pembinaan bola tangan nasional.
Ketua Umum PB Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI), Zulfydar Zaidar Mochtar, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang tampil di ajang tersebut. Dalam pertandingan-pertandingan yang dilaporkan, tim junior Indonesia menang 48-18 atas Filipina, sementara tim senior harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor 31-37 pada partai final.
Hasil positif di Chonburi itu langsung diarahkan sebagai motivasi bagi tim putri Indonesia yang akan berlaga di IHF Nations Trophy (Asia-Zona I-B) di Chonburi, Thailand, pada 27 hingga 31 Oktober. Zulfydar berharap tim putri bisa keluar sebagai juara, dengan catatan tim junior tahun lalu pernah mengalahkan Vietnam dan tuan rumah Thailand.
Meski demikian, ia mengingatkan lawan-lawan kuat seperti Thailand dan Vietnam harus dihadapi dengan solusi dari pelatih dan pemain, termasuk memperbaiki mental bertanding setelah bermain di final. Bila mental bertanding setelah bermain di final mampu ditingkatkan, hasil yang diharapkan untuk tampil juara diyakini bisa terpenuhi.
Keberhasilan meraih medali di IHF Trophy 2026 ini menunjukkan bola tangan Indonesia terus berkembang di level Asia, sekaligus menjadi penanda bahwa pembinaan atlet muda dan junior mulai membuahkan hasil di kompetisi internasional.


