PARIS — Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah harus puas sebagai runner-up French Open 2026. Ubed, sapaannya, kalah dari wakil tuan rumah Christo Popov pada final tunggal putra di Arena Grand Paris, Minggu (25/10/2026).
Foto: ANTARA.
Bagaimana Ubed sampai ke final? Sehari sebelumnya, Sabtu (24/10/2026), Ubed menundukkan wakil Prancis lainnya, Alex Lanier, lewat tiga gim 21-16, 16-21, 21-17 di tempat yang sama. Kemenangan itu mengantarnya ke final Super 750 pertamanya, sekaligus menjadikannya satu-satunya wakil Indonesia yang menembus final French Open 2026.
Siapa lawan di final? Christo Popov adalah unggulan ketiga dan andalan tuan rumah Prancis. Ubed yang berasal dari Sampang, Madura, berstatus non-unggulan dengan peringkat dunia jauh di bawah Popov, sehingga laga final menjadi ujian terbesar dalam kariernya sejauh ini di level Super 750.
Mengapa hasil ini tetap bersejarah? Meski kalah di final, capaian Ubed adalah tonggak penting: final Super 750 pertama dan bukti ia mampu bersaing dengan pemain elite dunia. Sementara itu, tiga wakil Indonesia lainnya kandas di semifinal: ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kalah dari pasangan unggulan Jepang, dan dua ganda putra Indonesia kalah dari pasangan Malaysia.
Apa maknanya ke depan? Gelar runner-up di turnamen sekelas French Open memberi modal peringkat dan kepercayaan diri bagi Ubed untuk menatap turnamen-turnamen besar berikutnya. Bagi bulu tangkis Indonesia, final ini menegaskan bahwa regenerasi tunggal putra terus berjalan dan mampu menembus babak akhir turnamen elite dunia.
Sumber: ANTARA News dan CNN Indonesia. Baca artikel asli di sini dan sini. Catatan: skor gim final tidak dicantumkan karena belum terverifikasi dari sumber yang tersedia saat penulisan.


