SUKOHARJO — Program Sekolah Rakyat yang dijalankan Kementerian Sosial (Kemensos) kini menjangkau lebih dari 44.000 anak dari keluarga kurang mampu. Program prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto ini memberi akses pendidikan gratis dan berkualitas pada jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan tujuan memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.
Perkembangannya cukup cepat. Pada tahun pertama, program ini menjangkau lebih dari 14.700 peserta didik di 166 titik. Kini, jangkauannya telah mencapai 182 titik. Sepanjang 2026, sebanyak 93 gedung permanen Sekolah Rakyat selesai dibangun dan mulai beroperasi secara bertahap sejak pertengahan Juli hingga awal September.
Mengapa program ini diperluas? Anak-anak dari keluarga kurang mampu kerap terhambat biaya dan jarak untuk mengakses pendidikan yang layak. Sekolah Rakyat dirancang untuk menutup kesenjangan itu, sekaligus memberi pembinaan karakter dan keterampilan agar lulusan memiliki peluang yang lebih baik setelah menyelesaikan pendidikan.
Bagaimana hasilnya setelah satu tahun berjalan? Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan capaian itu dalam acara Open House dan pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada 2025, siswa Sekolah Rakyat tercatat meraih 4 prestasi internasional, 674 nasional, 71 regional, 513 provinsi, 842 kabupaten/kota, 89 kecamatan, dan 1.347 tingkat sekolah — total 3.540 prestasi. Kepala Humas Kemensos, Devi Deliani, juga dikutip mengenai angka lebih dari 44.000 anak yang terlayani.
Ke depan, pemerintah menargetkan lebih dari 150.000 siswa terlayani pada 2027. Dalam jangka panjang, setiap kabupaten/kota ditargetkan memiliki sedikitnya satu gedung permanen dengan kapasitas lebih dari 2.000 siswa. Sebagai refleksi satu tahun, peresmian 100 gedung Sekolah Rakyat di Makassar dijadwalkan pada Rabu (28/10/2026) dan akan disiarkan langsung melalui detikcom. Jumlah 100 gedung pada acara tersebut berbeda dengan 93 gedung yang dilaporkan selesai dibangun pada 2026.
Capaian prestasi itu menunjukkan akses saja belum cukup: pendampingan, pembinaan, dan kesinambungan pembiayaan menjadi penentu apakah Sekolah Rakyat benar-benar mengubah nasib pesertanya, bukan sekadar menambah jumlah titik layanan.
Foto: Kemensos. Sumber: detikcom — https://news.detik.com/berita/d-8723393/sekolah-rakyat-perluas-akses-pendidikan-siswa-torehkan-ribuan-prestasi



265 Sekolah Rakyat Disebut Tampung Lebih dari 45 Ribu Anak
October 25, 2026[…] Kabinet Teddy Indra Wijaya mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu malam, 25 Oktober 2026. […]