Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily mengajak insan pers membangun jurnalisme kebangsaan untuk Indonesia Emas 2045. Ajakan ini disampaikan kepada para jurnalis agar pers terus memainkan perannya dalam mengawal perjalanan bangsa.
Jurnalisme kebangsaan menempatkan pers sebagai penjaga kepentingan publik dan persatuan. Di tengah derasnya arus informasi, pers diharapkan menyajikan kabar yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sehingga masyarakat mendapatkan gambaran yang jernih tentang keadaan bangsa.
Peran itu menjadi semakin penting menuju Indonesia Emas 2045. Pada masa tersebut, Indonesia menargetkan menjadi negara maju dengan masyarakat yang sejahtera. Perjalanan menuju target itu membutuhkan ruang publik yang sehat, tempat gagasan diuji dan kebijakan dikritisi secara terbuka.
Pers juga menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pemberitaan yang mendalam, pers membantu masyarakat memahami kebijakan, sekaligus menyalurkan aspirasi dan kritik kepada para pengambil keputusan.
Ajakan Lemhannas RI ini menegaskan bahwa membangun jurnalisme kebangsaan adalah kerja bersama: pers yang profesional, pembaca yang kritis, dan ruang publik yang menjunjung kebenaran demi Indonesia yang lebih kuat menuju 2045.
Sumber: Detik — Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan.


