Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, tengah membangun fasilitas lift untuk menyambut lonjakan penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pengerjaan lift dimulai sejak awal Oktober 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember 2026, sehingga sudah dapat dioperasikan saat periode libur tiba.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menjelaskan pembangunan lift merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Fasilitas ini terutama ditujukan bagi pengguna jasa bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang hendak membeli tiket di lantai dua terminal.
Selama ini, penumpang AKAP yang membawa banyak barang bawaan harus naik ke lantai dua dengan susah payah. Lift diharapkan mempermudah mobilitas mereka, khususnya penumpang yang membawa anak kecil dan barang bawaan dalam jumlah banyak.
Lift yang dibangun memiliki kapasitas angkut hingga satu ton atau sekitar 13 orang penumpang. Dengan kapasitas itu, lift tidak hanya membantu penumpang umum, tetapi juga membuat terminal semakin ramah terhadap anak, ibu hamil, lanjut usia, hingga penyandang disabilitas.
Pembangunan lift dilaksanakan oleh pihak ketiga yang memenangkan lelang melalui e-Katalog di Unit Pengelola Terminal Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Skema tersebut memastikan pengerjaan berjalan sesuai ketentuan pengadaan yang berlaku.
Menjelang Nataru, terminal-terminal bus di Jakarta memang bersiap menghadapi lonjakan penumpang. Kehadiran lift di Kampung Rambutan menjadi salah satu upaya konkret agar arus keberangkatan berjalan lebih tertib dan nyaman, terutama bagi kelompok penumpang yang selama ini paling kesulitan mengakses loket di lantai atas.
Jika rampung sesuai target, lift ini akan langsung diuji pada musim libur tersibuk di akhir tahun, saat ribuan penumpang setiap harinya memadati terminal untuk pulang ke kampung halaman.


