Saturday, 7 November 2026
Pendidikan

Prodi Kepesantrenan UIN Diusulkan Ditjen Pesantren

Ilustrasi mahasiswa Prodi Kepesantrenan UIN di lingkungan kampus

Prodi Kepesantrenan UIN diusulkan Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama. Ditjen Pesantren mengusulkan Universitas Islam Negeri (UIN) maupun perguruan tinggi keagamaan Islam membuka program studi (prodi) pesantren atau kepesantrenan.

Usulan ini antara lain ditujukan kepada Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung agar membuka prodi kepesantrenan. Inisiatif pembukaan prodi ini muncul dari keinginan agar tradisi keilmuan pesantren mendapat tempat yang setara di dunia akademik perguruan tinggi.

Pesantren selama berabad-abad menjadi pusat pendidikan Islam di Indonesia, dengan tradisi keilmuan yang khas, mulai dari kajian kitab kuning, sistem sorogan dan bandongan, hingga pembentukan karakter santri. Namun, tradisi itu selama ini lebih banyak hidup di dalam pesantren, bukan sebagai program studi formal di perguruan tinggi.

Prodi Kepesantrenan UIN dan Tradisi Keilmuan Pesantren

Mastuki dari Ditjen Pesantren mengungkapkan, sejarah dan tradisi keilmuan pesantren sangat layak dikembangkan menjadi wacana akademik di perguruan tinggi Islam. Menurutnya, pesantren memiliki khazanah keilmuan yang kaya dan relevan untuk dikaji secara sistematis.

Jika prodi kepesantrenan dibuka, lulusannya diharapkan mampu menjadi pengelola, peneliti, dan pengembang pesantren yang profesional. Mereka juga dapat menjembatani tradisi pesantren dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern, sehingga pesantren tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Usulan ini kini menunggu tindak lanjut dari pihak UIN dan Kementerian Agama, termasuk penyusunan kurikulum dan pemenuhan syarat pendirian program studi baru. Jika terealisasi, prodi ini akan menjadi yang pertama dari jenisnya di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Baca juga: EHEF 2026 Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi RI-Eropa

Baca juga: 265 Sekolah Rakyat Hadir hingga Oktober 2026

Apa poin penting dari berita ini?

  • Prodi Kepesantrenan UIN diusulkan Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama untuk dibuka di UIN dan perguruan tinggi keagamaan Islam.
  • Usulan ini antara lain ditujukan kepada UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung.
  • Tradisi keilmuan pesantren, dari kajian kitab kuning hingga sistem sorogan dan bandongan, selama ini hidup di dalam pesantren.
  • Mastuki dari Ditjen Pesantren menilai sejarah dan tradisi keilmuan pesantren layak dikembangkan menjadi wacana akademik.
  • Usulan ini menunggu tindak lanjut UIN dan Kementerian Agama, termasuk penyusunan kurikulum dan syarat pendirian prodi baru.
Redaksi Aceh Sahoe

Redaksi Aceh Sahoe

About Author

1 Comment

  1. Seskab Teddy Pamer Fasilitas Sekolah Rakyat, Ajak Berkunjung – Aceh Sahoe!

    November 7, 2026

    […] Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah di bidang pendidikan yang terus diperluas ke berbagai daerah. Ajakan Teddy agar warga berkunjung juga menjadi cara untuk membuka Sekolah Rakyat kepada publik. Dengan melihat langsung fasilitas dan suasana belajarnya, masyarakat dapat menilai sendiri keseriusan pemerintah dalam menjalankan program ini. Baca juga: Prodi Kepesantrenan UIN Diusulkan Ditjen Pesantren […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *