Tuesday, 3 November 2026
Daerah

Pemkot Palu Alihkan Kabel Provider ke Saluran Bawah Tanah

Suasana Kota Palu, Sulawesi Tengah

Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, mulai menertibkan jaringan kabel provider yang semrawut di sejumlah ruas jalan. Kabel-kabel itu akan dialihkan ke saluran bawah tanah.

Kabel udara yang semrawut selama ini menjadi pemandangan yang mengganggu di banyak kota. Selain merusak estetika, kabel yang menjuntai juga berpotensi membahayakan pengguna jalan bila kondisinya sudah tidak terawat.

Pengalihan ke saluran bawah tanah menjadi solusi yang dipilih Pemkot Palu. Dengan cara ini, jaringan kabel tidak lagi bergelantungan di udara, dan wajah kota menjadi lebih rapi.

Penertiban jaringan kabel membutuhkan koordinasi dengan para penyedia layanan. Setiap provider memiliki jaringannya sendiri, sehingga penataan harus dilakukan bersama agar tidak ada layanan warga yang terganggu.

Bagi warga Palu, penataan ini diharapkan membawa perubahan nyata pada lingkungan jalan. Trotoar dan ruang jalan menjadi lebih bersih dari kabel yang menjuntai, dan risiko kecelakaan akibat kabel dapat ditekan.

Program penataan kabel bawah tanah juga menjadi bagian dari penataan kota secara menyeluruh. Kota yang rapi dari sisi infrastruktur memberi kesan yang lebih baik bagi warga maupun pendatang.

Pelaksanaan di lapangan tentu membutuhkan tahapan. Penertiban biasanya dimulai dari ruas-ruas prioritas, lalu diperluas secara bertahap ke wilayah lainnya.

Selama proses pengalihan, koordinasi dengan provider menjadi kunci agar layanan internet dan telekomunikasi warga tetap berjalan. Gangguan layanan yang minimal menjadi target dalam setiap penataan.

Kota-kota lain di Indonesia juga menghadapi persoalan kabel semrawut yang serupa. Langkah Palu ini bisa menjadi contoh bagaimana penataan dilakukan secara sistematis lewat saluran bawah tanah.

Dengan dimulainya pengalihan kabel provider ke saluran bawah tanah, Palu bergerak menuju kota yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warganya.

Penataan kabel bawah tanah biasanya dilakukan secara bertahap, dimulai dari koridor-koridor utama yang paling padat. Setiap tahap membutuhkan pendataan jaringan yang ada, agar tidak ada kabel yang tertinggal atau justru terputus tanpa rencana.

Di banyak kota, persoalan kabel semrawut muncul karena jaringan dibangun bertahap oleh banyak penyedia dalam waktu yang berbeda. Karena itu, penataan yang berhasil selalu melibatkan seluruh penyedia dalam satu rencana yang sama.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Pemkot Palu menertibkan jaringan kabel provider yang semrawut.
  • Kabel-kabel itu dialihkan ke saluran bawah tanah.
  • Penataan bertujuan membuat kota lebih rapi dan aman bagi warga.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *