Saturday, 31 October 2026
Politik

Hashim: Rembuk Pemuda Penting untuk Jawab Tantangan Pembangunan

Hashim Djojohadikusumo menyampaikan pandangan dalam sebuah forum di Jakarta

Ketua Dewan Kehormatan Rembuk Pemuda, Hashim Djojohadikusumo, menilai forum yang mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah penting untuk menjawab tantangan pembangunan. Pandangan itu ia sampaikan dalam Rembuk Nasional Pemuda Indonesia di Jakarta, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Rembuk Nasional Pemuda Indonesia mengangkat tema Panggung Gagasan, Karya, dan Aksi Nyata Pemuda dalam Menjemput 100 Tahun Sumpah Pemuda. Tema tersebut menegaskan bahwa peringatan satu abad Sumpah Pemuda pada 2028 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi generasi muda untuk menunjukkan gagasan dan karya nyata bagi bangsa. Forum ini menghadirkan Mimbar Bebas Aspirasi Daerah dan diskusi panel untuk menampung gagasan serta membahas persoalan yang berkembang di berbagai wilayah.

Hashim mengapresiasi perjalanan Rembuk Pemuda selama tiga tahun dalam mempertemukan anak muda untuk bertukar gagasan dan membangun kolaborasi. Dalam acara tersebut, ia menyampaikan bahwa bangsa membutuhkan ruang untuk berembuk, menyatukan ide, dan menyamakan arah. Forum seperti ini, menurutnya, penting untuk memperluas perspektif dan menemukan pendekatan-pendekatan baru dalam menjawab tantangan pembangunan.

Pesan tersebut relevan dengan kondisi generasi muda Indonesia saat ini. Anak muda dari berbagai daerah menghadapi persoalan yang berbeda-beda, mulai dari lapangan kerja, kualitas pendidikan, hingga kesenjangan pembangunan antardaerah. Tanpa ruang dialog yang mempertemukan beragam latar belakang, gagasan dari satu daerah sulit bertemu dengan pengalaman dari daerah lain. Rembuk Pemuda hadir untuk menjembatani hal itu, dengan mempertemukan pemuda dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, teknokrat, politisi, pengusaha, dan elemen masyarakat lainnya.

Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan organisasi tersebut terbuka bagi anak muda dari beragam latar belakang. Ia menilai partisipasi generasi muda perlu diwujudkan melalui agenda strategis dan inisiatif terukur untuk menjawab persoalan masyarakat serta memperkuat potensi daerah. Dengan kata lain, semangat kepemudaan tidak cukup berhenti pada wacana, tetapi harus diterjemahkan menjadi program yang dapat diukur manfaatnya bagi masyarakat.

Hashim berharap generasi muda memanfaatkan ruang dialog untuk menyatukan gagasan dan berkontribusi dalam pembangunan bagi generasi mendatang. Harapan itu sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang menekankan persatuan di tengah keragaman. Sembilan puluh delapan tahun setelah Sumpah Pemuda diikrarkan, tantangannya memang berubah, tetapi kebutuhan akan ruang bersama untuk berembuk tetap sama: menyatukan ide, menyamakan arah, dan mengubah gagasan menjadi aksi nyata.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Hashim Djojohadikusumo menilai Rembuk Pemuda penting untuk menjawab tantangan pembangunan, dalam Rembuk Nasional Pemuda Indonesia di Jakarta pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
  • Forum mengangkat tema Panggung Gagasan, Karya, dan Aksi Nyata Pemuda dalam Menjemput 100 Tahun Sumpah Pemuda.
  • Hashim mengapresiasi tiga tahun perjalanan Rembuk Pemuda dalam mempertemukan anak muda untuk bertukar gagasan dan membangun kolaborasi.
  • Forum menghadirkan Mimbar Bebas Aspirasi Daerah dan diskusi panel, serta terbuka bagi akademisi, teknokrat, politisi, pengusaha, dan elemen masyarakat lainnya.
  • Generasi muda diharapkan memanfaatkan ruang dialog untuk menyatukan gagasan dan mengubahnya menjadi agenda strategis serta aksi nyata bagi pembangunan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *